Senin, 27 April 2020

ANTAR MUKA BERBASIS MENU

ANTAR MUKA ( INTERFACE )
Pengertian  antarmuka  (interface)  adalah  salah  satu  layanan  yang  disediakan sistem
operasi  sebagai  sarana  interaksi  antara  pengguna  dengan  sistem operasi. 
Dengan  demikian Antarmuka  adalah  komponen  sistem  operasi  yang  bersentuhan langsung  dengan  pengguna.

MENUMenu adalah daftar sejumlah pilihan dalam jumlah terbatas yang biasanya berupa suatu kalimat atau kumpulan beberapa kata. 

   Antarmuka berbasis menu banyak di jumpai pada sistem lama dan pada system yang lebih modern biasanya diimplementasikan dengan menggunakan pull down menu,  check box  atau radiobotton  di dalam  kotak dialog, atau link pada halaman web. Jika  pilihan yang  tersedia disusun dengan urutan dan struktur yang bagus, pengguna dapat menentukan pilihan yang tersedia dengan mudah dan cepat. Menu lebih efektif di banding baris perintah, misalnya, karena menawarkan suatu tanda atau symbol yang mudah diingat. Disisi baris, perintah mengharuskan pengguna untuk mengingat aturan penulisan perintah dengan tepat. 
   Pada sistem menu, pengguna memilih pilihan yang diinginkan dengan menggunakan piranti  penunjuk atau papan ketik dan mendapatkan umpan balik tentang apa yang sudah dikerjakan. Menu pilihan sedehana cukup efektif untuk pemula, pengguna yang menggunakan secara kontinu, tidak mengenal teknologi yang digunakan atau memerlukan bantuan untuk menstrukturkan proses pengambilan keputusan. Dengan perancangan struktur menu pilihan yang teliti dan interaksi berkecepatan tinggi, dapat menjadi menarik bahkan untuk pengguna ahli.  
   Pada umumnya menu merupakan pilihan dan disusun dengan urutan dan struktur yang tepat untuk menunjukkan kemampuan dan fasilitas yang dimiliki oleh  sebuah program aplikasi.Sehingga pengguna dapat menentukan pilihan yang tersedia dengan mudah dan cepat.Yang perlu diingat adalah meskipun perancang menggunakan menu pilihan, borang isian dan  kotak  dialog, hal itu tidak berarti bahwa antarmukannya menjadi menarik dan mudah digunakan.  
Menurut  Norman  (1991 ), antarmuka yang efektif akan muncul setelah melalui
pertimbangan yang dilakukan hati­hati dan dilakukan pengetesan terhadap sejumlah isu 
perancangan.  
Sejumlah  faktor  perancangan  yang  perlu  diperhatikan  antara  lain  adalah
1. pengorganisasian tugas
2. penggunaan istilah yang tepat
3. urutan pilihan, tata letak, dan rancangan grafik.  
4. Kunci­ cepat  untuk  pengguna  ahli,  online  help,  pembetulan  kesalahan,  dan mekanisme seleksi ( papan ketik, piranti penunjuk, layar sentuh, suara dan lain­ lain ).

   Norman  dan Chin (1989) menyebutkan  bahwa  jumlah  pilihan  pada  program aplikasi terkadang cukup banyak. Semakin banyak jumlah menu yang ada maka tingkat kompleksitasnya pun semakin  tinggi.  Aplikasi sederhana  terdiri  atas sebuah menu  tunggal, dan  menu  tunggal  pun mempunyai  variasi  yang  cukup  banyak. 

Variasi lain dari menu tunggal adalah menu banyak pilihan yangmemungkinkan pengguna untuk memilih lebih dari satu pilihan.Menu jenis ini diimplementasikan menggunakan komponen interaksiyang berupa kotak cek.

Kelompok  kedua  adalah  sistem menu yang menggunakan urutan linier untuk menampilkan pilihan yang tersedia. 
Kelompok yang ketiga adalah struktur pohon merupakan menu yang paling banyak dijumpai.
Kelompok  keempat  adalah  jaring menu  tak  berputar (dengan  pilihan  yang  dapat dicapai dari beberapa  jalur), dan jaring menu berputar (struktur yang memungkinkan pengguna untuk mengulang pilihan), termasuk didalamnya adalah struktur situs Web.
Sebagai tambahan, perintah lewatan khusus memungkinkan pengguna melompat ke sembarang cabang dari struktur pohon, ke menu sebelumnya atau melompat ke menu paling awal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar